Epoxy Lantai

Aplikasi Epoxy Floor atau Epoxy Lantai adalah memasang cat epoxy pada lantai beton.
Cat epoxy adalah cat khusus yang terdiri dari 2 (dua) komponen bahan yaitu cat epoxy / resin dan hardener.Kedua bahan tersebut diaduk merata dan dilapiskan di atas beton. Cat Epoxy tersebut setelah kering membentuk lapisan (film) tipis tapi keras, kedap air, tahan kimia dan berwarna, bahkan dalam kondisi tertentu berefek glossy.Atau untuk mengetahui lebih jauh tentang epoxy flooring silahkan kunjungi wikipedia disini.

Aplikasi Epoxy atau Epoxy Lantai ini, biasanya digunakan untuk melapisi lantai pada ruang-ruang tertutup yang mengutamakan kebersihan dan keindahan misalnya lorong-lorong dan proyek-proyek perumahan, Rumah Sakit, Perkantoran dan pergudangan, lantai rumah sakit, studio TV, laboratorium, ruang produksi barang, ruang pamer, lantai pabrik/gudang makanan ataupun ruang lainnya.

Cara Pemasangan Epoxy Floor atau Epoxy Lantai secara Global :

1.Lantai dasar adalah beton yang memiliki kuat tekan minimal 225 kg/cm2, dengan tulangan sesuai disain dari perencana struktur.
2.Lantai beton ini harus bisa menerima beban tanpa terjadi penurunan sama sekali.
3.Umur lantai minimal 28 hari dan tingkat kelembaban tidak lebih dari 80% RH saat aplikasi akan dimulai.
4.Untuk lantai yang berada langsung di atas tanah, sangat disarankan untuk dilapisi oleh lapisan penghalang uap air (water vapour barrier) berbentuk lembaran tipis dari bahan bitumen yang dilapis dengan bahan plastik polyethylene.
5.Saat pengecoran lantai harus diratakan (leveling) dengan peralatan yang memadai seperti jidar (baik jidar manual atau jidar bergetar / screeder) dan ketinggiannya diawasi dan dicermati dengan peralatan ukur yang baik (theodolit ataupun sistim laser), sehingga kerataan, kehalusan dan ketinggian lantai sesuai dengan rencana awal.
6.Permukaan lantai halus, tidak bergelombang dan tidak kasar.
7.Metode pengupasan permukaan seperti menggunakan alat grit-blasting, waterjetting, Blastrac ataupun diamondize scrubber bisa digunakan terutama untuk permukaan yang telah terkontaminasi oleh tumpahan semen atau kotoran kering yang telah membatu dan lainnya.
8.Gunakan air dan sabun untuk mencuci bersih kotoran cair berupa minyak, oli atau pasta.
9.Setelah itu lantai harus dikeringkan minimal 2 x 24 jam sebelum dilanjutkan dengan pemasangan Cat Epoxy . Gunakan kipas angin berskala besar (blower) dapat membantu proses pengeringan kondisi lantai yang basah atau lembab
10.Pastikan beton bersih dari debu , bersihkan dengan alat penyedot debu (vacuum cleaner)11.Lantai beton yang telah memenuhi syarat di atas, dilapisi terlebih dahulu dengan Epoxy Primer dapat diaplikasikan dengan roller ataupun disemprot dengan tekanan udara.
12.Tunggu Lapisan primer kering untuk paling tidak dibiarkan selama 12 jam
13.Kemudian laukan tahapan Base Epoxy Coat,Body Coate dan Top Coate) – Tiap tahapan di Sending dan Cleaning.
14.Gunakan roller yang berkwalitas baik, dimana bulu-bulunya tidak akan rontok saat digunakan.
15.Pelapisan dilakukan 2 kali, dimana arah pelapisan sebaiknya saling bersilangan
16.Selama proses pelapisan, perhatikan kebersihan lantai dari debu,serangga terbang seperti lalat, laron, nyamuk dan lainnya. Jika didapati kotoran atau hewan yang jatuh harus segera dibuang dan dilapis kembali.
17.Selama proses pengerjaan buklah semua jendela dan pintu karena ruangan tertutup membahayakan keselamatan pekerja.
18.Dilarang keras merokok dari mulai pencampuran hingga pelapisan
19.Setiap kali selesai pelapisan, lantai tidak boleh dilewati orang, gerobak ataupun kendaraan lainnya hingga minimal 12 jam
20.Setelah 12 jam, orang dijinkan menginjak lapisan cat epoxy lantai akan tetapi dengan sangat hati-hati dan tidak menggunakan sepatu yang memiliki ujung atau sol sepatu yang tajam atau keras.
21. Sebaiknya pekerja berjalan tanpa menggunakan sepatu sama sekali atau hanya menggunakan sandal karet yang lunak
22.Gerobak, handpallet, forklift ataupun kendaraan lain baru boleh melewati lantai setelah 7 hari dari pelapisan terakhir.

epoxy-lantai-catulang