Finishing Melamik / Melamine

Cat melamine / melamik adalah cat yang sangat populer di Indonesia sebagai bahan finishing untuk mebel / furniture kayu. Hasil finishing dengan cat melamine / melamik ini sangat disukai oleh masyarakat Indonesia karena nutup, halus, rata dan mengkilap. Saking populernya cat melamine, maka setiap finishing yang tetap menampilkan serat kayu seringkali disebut finishing melamine atau melamik.

Cat melamine termasuk jenis cat 2 komponen. Sebelum digunakan, cat melamik harus ditambahkan hardener (biasa disebut “obat”) dengan perbandingan 9 : 1 (= cat melamine : hardener). Setelah itu baru ditambahkan thinner (=thinning) sebanyak 40% sampai dengan 60%. Aduk campuran cat, hardener dan thinner tersebut sampai merata, setelah itu baru diaplikasikan dengan menggunakan spraygun.

Mengapa cat melamine harus diaplikasikan dengan spraygun ?

Waktu kering cat melamik termasuk cepat sehingga akan meninggalkan jejak bekas kuas (= brush mark) jika diaplikasikan dengan kuas. Cat yang cepat kering seperti cat melamine / melamik, cat NC (Nitrocellulose), cat PU (Polyurethane) dll harus diaplikasikan dengan spray agar mendapatkan hasil finishing yang optimal.

Aplikasi dengan spray memang cepat dan menghasilkan hasil finishing yang halus dan rata. Akan tetapi kecepatan kerja dan hasil finishing ini juga menjadikan biaya finishing menjadi mahal karena banyaknya material cat yang terbuang. Hal ini bisa dilihat dari tabel transfer efficiency di bawah ini. Transfer effieciency adalah banyaknya material cat basah yang menempel di atas permukaan substrate / object dibandingkan dengan banyaknya material cat basah yang diaplikasikan. Tabel di bawah ini menunjukan bahwa aplikasi dengan alat spraygun biasa (conventional spray) hanya menunjukan transfer efficiency sebesar 15% sampai dengan 40% saja. Artinya jika kita mengaplikasikan 100 gr cat dengan alat spray, maka jumlah cat basah yang menempel di atas permukaan substrate hanya sebanyak 15 gr sampai dengan 40 gr saja, sedangkan material sisanya sebesar 85 gr sd 60 gr terbuang percuma.

Melamine atau yang biasa juga disebut acid catalyzed adalah cat dua komponen yang terdiri dari resin amino alkyd dan asam (acid) sebagai hardener. Komponen hardener tersebut berfungsi sebagai katalis yang mempercepat reaksi pembentukan film. Melamine hanya untuk dipergunakan untuk finishing produk interior. Melamine tidak bisa digunakan untuk finishing produk exterior/ semi exterior karena sifat film yang cenderung regas sehingga dapat mengakibatkan film menjadi pecah bila digunakan produk exterior. Film akan semakin regas apabila ter-ekpos sinar matahari.

Lapisan melamine mempunuai ketebalan yang bagus, hingga dapat menutup serat kayu. Jarak antara serat kayu menjadi rata halus. Demikian pula, sesuai dengan sebutannya natural transparan, ia memiliki penampilan yang bening hingga warna kayu asli kelihatan alami bahkan makin cemerlang dan hidup.

Secara umum Melamine mempunyai keunggulan sebagai berikut :
– cepat kering
– film yang terbentuk keras dan tebal
– ketahanan yang bagus terhadap air, alkohol dan beberapa zat kimia lainnya.
– ketahanan yang bagus terhadap blocking (tanda bekas akibat tumpukan / packing mark)
– mempunyai kekerasan sampai 2H, sehingga daya tahan goresnya sangat baik.
– permukaan film yang mulus.
– mampu menampilkan pola serat kayu sehingga berkesan hidup dan hangat.

finishing-melamik-catulang