Jenis Tower Telekomunikasi

Jenis Tower Telekomunikasi Indonesia

Jenis tower telekomunikasi Indonesia berdasarkan letaknya ada dua macam, yaitu jenis rofftop dan greenfield. Tower jenis rooftop adalah tower yang terletak di atas gedung atau bangunan tinggi. Sedangkan tower jenis greenfield adalah tower yang terletak di tanah.

Jenis tower telekomunikasi rooftop banyak ditemui di daerah perkotaan atau daerah yang memiliki banyak gedung bertingkat. Penempatan tower di atas gedung biasanya dipilih sebagai alternatif karena tidak tersedianya lahan yang cukup untuk menempatkan tower di atas tanah. Lahan kosong di daerah perkotaan cukup sulit didapatkan mengingat begitu banyaknya bangunan yang memadati kota. Belum lagi lokasi penempatan tower harus sesuai dengan persyaratan penempatan antena yang akan dipasang pada tower.

Sebaliknya, di daerah yang tidak banyak terdapat gedung bertingkat, biasanya masih bisa ditemukan lahan kosong yang memenuhi persyaratan berdirinya tower langsung dari tanah atau jenis tower telekomunikasi greenfield. Tower jenis ini banyak ditemui di daerah pinggiran kota, kota kecil, ataupun pedesaan.

Jenis tower telekomunikasi berdasarkan bentuknya

Berdasarkan bentuknya, jenis menara telekomunikasi yang banyak ditemui di Indonesia ada 3 (tiga) macam, yaitu tower satu kaki, tower tiga kaki, dan tower empat kaki.

1.Tower 1 (satu) kaki
Tower 1 (satu) kaki biasa disebut pole tower. Sekilas, jenis tower telekomunikasi pole tower ini bentuknya menyerupai tiang listrik, yaitu berupa sebuah tiang pancang yang ditanam di tanah maupun disimpan di atas gedung tinggi. Ketinggian pole tentu saja lebih tinggi dari tiang listrik. Pole tower memiliki profil berupa pipa besar. Ketinggian pole berbeda-beda karena harus disesuaikan dengan kebutuhan dan syarat sebagai tempat diletakkannya antena telekomunikasi.

Pole tower yang berdiri langsung di atas tanah biasa disebut monopole. Tingginya bisa mencapai 36 meter.  Paling pendek tingginya sekitar 6 meter. Sedangkan pole tower yang ditempatkan di atas gedung tinggi biasa disebut minipole. Bentuknya sama seperti monopole, namun dengan ukuran yang lebih kecil, baik tinggi maupun diameter tiangnya. Ukuran minipole terpendek ada yang hanya 3 meter, dan paling tinggi sekitar 15 meter.

2.Tower 3 (tiga) kaki
Tower 3 (tiga) kaki disebut juga jenis tower telekomunikasi triangle tower. Karena memiliki tiga kaki, bentuk tower jenis ini segitiga. Tinggi triangle tower berkisar 10 – 72 meter.

3.Tower 4 (empat) kaki
Tower 4 (empat) kaki disebut juga jenis tower telekomunikasi rectangular tower. Karena memiliki empat kaki, bentuknya jadi segi empat.

Jenis tower telekomunikasi Indonesia yang ditancapkan langsung di tanah, baik berbentuk rectangular tower maupun triangle tower, disebut sebagai lattice tower. Sedangkan yang ditempatkan di atas gedung atau tempat tinggi lainnya, disebut minitower.

Selain mendirikan tower, antena pemancar sinyal juga banyak ditempatkan di tempat-tempat tinggi lainnya, seperti menara masjid, menara gerja, tiang lampu jalan, papan iklan, dan sebagainya. Jual beli tower telekomunikasi adalah hal lumrah, dan merupakan bagian dari bisnis tower telekomunikasi juga. Meskipun banyak orang mengerti dampak radiasi tower telekomunikasi yang tidak baik, namun manfaat yang diperoleh dengan kehadiran tower lebih utama. Tower sangat fleksibel dan efektif untuk berbagai jenis jaringan telekomunikasi. Apalagi, mobilitas pengusaha yang tidak mengenal tempat selalu membutuhkan jenis alat telekomunikasi yang praktis dan mudah dibawa-bawa berupa handphone, sehingga kehadiran tower penyedia jaringan sangat diperlukan.